Showing posts with label Beriman dgn Nabi dan Rasul. Show all posts
Showing posts with label Beriman dgn Nabi dan Rasul. Show all posts

Sunday, November 27, 2022

25 Rasul yang Wajib Diimani

- Ahad 27-Nov-2022
 
Bilangan Nabi dan Rasul

Carian bilangan nabi dan rasul dlm koleksi hadis online Universiti Teknologi Mara (UiTM) berikut tidak menemukan hadis yg spesifik menyatakan bilangan nabi dan rasul:
  1. Sohih Bukhari (2,028 hadis)
  2. Sohih Muslim (4,179 hadis)
  3. Sunnan An-Nasa'i (5,700 hadis)
  4. Sunnan Ibnu Majah (4,340 hadis)
  5. Sunnan Ibnu Daud (1,002 hadis)

Carian online di Pejabat Mufti Wilayah Persekutuan mendapati hasil yang sama ie tiada hadis sohih yg spesifik menyatakan bilangan nabi dan rasul. Hadis-hadis yang ditemui adalah bersifat lemah (dhoif) yang mengatakan bilangan para nabi itu 124,000 orang, juga terdapat 313 orang rasul.
- Hanya Allah shj yg mengetahui bilangan sebenar nabi dan rasul.

25 rasul yang disebutkan dalam Al-Quran
 - Setiap rasul adalah seorang nabi, tetapi bukan semua nabi adalah rasul. Nabi dan rasul terakhir adalah Nabi Muhammad saw.
- Klik pada ayat dlm jadual di bawah utk paparan ayat
Rasul Surah:Ayat Maksud Ayat
Adam Ali Imraan 3:33 { ۞إِنَّ ٱللَّهَ ٱصۡطَفَىٰٓ ءَادَمَ وَنُوحٗا وَءَالَ إِبۡرَٰهِيمَ وَءَالَ عِمۡرَٰنَ عَلَى ٱلۡعَٰلَمِينَ }

Sesungguhnya Allah telah memilih Nabi Adam, dan Nabi Nuh, dan juga keluarga Nabi Ibrahim dan keluarga Imran, melebihi segala umat (yang ada pada zaman mereka masing-masing).
Hud Hud 11:50 { وَإِلَىٰ عَادٍ أَخَاهُمۡ هُودٗاۚ قَالَ يَٰقَوۡمِ ٱعۡبُدُواْ ٱللَّهَ مَا لَكُم مِّنۡ إِلَٰهٍ غَيۡرُهُۥٓۖ إِنۡ أَنتُمۡ إِلَّا مُفۡتَرُونَ }

Dan kepada kaum Aad, Kami utuskan saudara mereka: Nabi hud ia berkata: "Wahai kaumku! Sembahlah kamu akan Allah! Sebenarnya tiada Tuhan bagi kamu selain daripadaNya. kamu hanyalah orang-orang yang mengada-adakan perkara-perkara yang dusta (terhadap Allah).
Saleh Hud 11:61 { ۞وَإِلَىٰ ثَمُودَ أَخَاهُمۡ صَٰلِحٗاۚ قَالَ يَٰقَوۡمِ ٱعۡبُدُواْ ٱللَّهَ مَا لَكُم مِّنۡ إِلَٰهٍ غَيۡرُهُۥۖ هُوَ أَنشَأَكُم مِّنَ ٱلۡأَرۡضِ وَٱسۡتَعۡمَرَكُمۡ فِيهَا فَٱسۡتَغۡفِرُوهُ ثُمَّ تُوبُوٓاْ إِلَيۡهِۚ إِنَّ رَبِّي قَرِيبٞ مُّجِيبٞ }

Dan kepada kaum Thamud, kami utuskan saudara mereka: Nabi Soleh. Ia berkata: "Wahai kaumku! Sembahlah kamu akan Allah! Sebenarnya tiada Tuhan bagi kamu selain daripadaNya. Dia lah yang menjadikan kamu dari bahan-bahan bumi, serta menghendaki kamu memakmurkannya. Oleh itu mintalah ampun kepada Allah dari perbuatan syirik, kemudian kembalilah kepadaNya dengan taat dan tauhid. Sesungguhnya Tuhanku sentiasa dekat, lagi sentiasa memperkenankan permohonan hambaNya".
Syuiab Hud 11:84 { ۞وَإِلَىٰ مَدۡيَنَ أَخَاهُمۡ شُعَيۡبٗاۚ قَالَ يَٰقَوۡمِ ٱعۡبُدُواْ ٱللَّهَ مَا لَكُم مِّنۡ إِلَٰهٍ غَيۡرُهُۥۖ وَلَا تَنقُصُواْ ٱلۡمِكۡيَالَ وَٱلۡمِيزَانَۖ إِنِّيٓ أَرَىٰكُم بِخَيۡرٖ وَإِنِّيٓ أَخَافُ عَلَيۡكُمۡ عَذَابَ يَوۡمٖ مُّحِيطٖ }

Dan kepada penduduk "Madyan" Kami utuskan saudara mereka: Nabi Syuaib. Ia berkata: "Wahai kaumku! Sembahlah kamu akan Allah! (Sebenarnya) tiada Tuhan bagi kamu selain daripadaNya. Dan janganlah kamu mengurangi sukatan dan timbangan. Sesungguhnya aku melihat kamu berada dalam kemewahan; dan sesungguhnya aku bimbang, kamu akan ditimpa azab hari yang meliputi (orang-orang yang bersalah).
Idris
Zulkifli
Al-Anbiya' 21:85 { وَإِسۡمَٰعِيلَ وَإِدۡرِيسَ وَذَا ٱلۡكِفۡلِۖ كُلّٞ مِّنَ ٱلصَّٰبِرِينَ }

Dan (demikianlah pula) Nabi-nabi Ismail dan Idris serta Zulkifli; semuanya adalah dari orang-orang yang sabar.
Nuh
Ibrahim
Ishak
Yaakub
Daud
Sulaiman
Ayub
Yusuf
Musa
Harun

Al-Ana'am 6:84 { وَوَهَبۡنَا لَهُۥٓ إِسۡحَٰقَ وَيَعۡقُوبَۚ كُلًّا هَدَيۡنَاۚ وَنُوحًا هَدَيۡنَا مِن قَبۡلُۖ وَمِن ذُرِّيَّتِهِۦ دَاوُۥدَ وَسُلَيۡمَٰنَ وَأَيُّوبَ وَيُوسُفَ وَمُوسَىٰ وَهَٰرُونَۚ وَكَذَٰلِكَ نَجۡزِي ٱلۡمُحۡسِنِينَ }

Dan Kami telah kurniakan kepada Nabi Ibrahim: (anaknya) Ishak (dari isterinya Sarah), dan (cucunya) Yaakub. Tiap-tiap seorang (dari mereka) Kami telah berikan petunjuk, dan Nabi Nuh juga Kami telah berikan petunjuk dahulu sebelum itu; dan dari keturunan Nabi Ibrahim itu (ialah Nabi-nabi): Daud, dan Sulaiman, dan Ayub, dan Yusuf, dan Musa, dan Harun. Dan demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berusaha supaya baik amal perbuatannya.
Zakaria
Yahya
Isa
Ilyas

Al-Ana'am 6:85 { وَزَكَرِيَّا وَيَحۡيَىٰ وَعِيسَىٰ وَإِلۡيَاسَۖ كُلّٞ مِّنَ ٱلصَّٰلِحِينَ }

Dan (dari keturunannya juga ialah Nabi-nabi): Zakaria, dan Yahya, dan Isa, dan Ilyas; semuanya dari orang-orang yang soleh.
Ismail
Ilyasak
Yunus
Lut

Al-Ana'am 6:86 { وَإِسۡمَٰعِيلَ وَٱلۡيَسَعَ وَيُونُسَ وَلُوطٗاۚ وَكُلّٗا فَضَّلۡنَا عَلَى ٱلۡعَٰلَمِينَ }

Dan (dari keturunannya juga ialah Nabi-nabi): Ismail, dan Alyasak dan Yunus, dan Lut; dan mereka itu semuanya, Kami lebihkan darjat mereka atas umat-umat (yang ada pada zamannya).
Muhammad saw Al-Fath 48:29 { مُّحَمَّدٞ رَّسُولُ ٱللَّهِۚ وَٱلَّذِينَ مَعَهُۥٓ أَشِدَّآءُ عَلَى ٱلۡكُفَّارِ رُحَمَآءُ بَيۡنَهُمۡۖ تَرَىٰهُمۡ رُكَّعٗا سُجَّدٗا يَبۡتَغُونَ فَضۡلٗا مِّنَ ٱللَّهِ وَرِضۡوَٰنٗاۖ سِيمَاهُمۡ فِي وُجُوهِهِم مِّنۡ أَثَرِ ٱلسُّجُودِۚ ذَٰلِكَ مَثَلُهُمۡ فِي ٱلتَّوۡرَىٰةِۚ وَمَثَلُهُمۡ فِي ٱلۡإِنجِيلِ كَزَرۡعٍ أَخۡرَجَ شَطۡـَٔهُۥ فَـَٔازَرَهُۥ فَٱسۡتَغۡلَظَ فَٱسۡتَوَىٰ عَلَىٰ سُوقِهِۦ يُعۡجِبُ ٱلزُّرَّاعَ لِيَغِيظَ بِهِمُ ٱلۡكُفَّارَۗ وَعَدَ ٱللَّهُ ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ وَعَمِلُواْ ٱلصَّٰلِحَٰتِ مِنۡهُم مَّغۡفِرَةٗ وَأَجۡرًا عَظِيمَۢا }

Nabi Muhammad (s.a.w) ialah Rasul Allah; dan orang-orang yang bersama dengannya bersikap keras dan tegas terhadap orang-orang kafir yang (memusuhi Islam), dan sebaiknya bersikap kasih sayang serta belas kasihan kasihan sesama sendiri (umat Islam). Engkau melihat mereka tetap beribadat rukuk dan sujud, dengan mengharapkan limpah kurnia (pahala) dari Tuhan mereka serta mengharapkan keredaanNya. Tanda yang menunjukkan mereka (sebagai orang-orang yang soleh) terdapat muka mereka - dari kesan sujud (dan ibadat mereka yang ikhlas). Demikianlah sifat mereka yang tersebut di dalam Kitab Taurat; dan sifat mereka di dalam Kitab Injil pula ialah: (bahawa mereka diibaratkan) sebagai pokok tanaman yang mengeluarkan anak dan tunasnya, lalu anak dan tunasnya itu menyuburkannya, sehingga ia menjadi kuat, lalu ia tegap berdiri di atas (pangkal) batangnya dengan keadaan yang mengkagumkan orang-orang yang menanamnya. (Allah menjadikan sahabat-sahabat Nabi Muhammad, s.a.w dan pengikut-pengikutnya kembang biak serta kuat gagah sedemikian itu) kerana Ia hendak menjadikan orang-orang kafir merana dengan perasaan marah dan hasad dengki - dengan kembang biaknya umat Islam itu. (Dan selain itu) Allah telah menjanjikan orang-orang yang beriman dan beramal soleh dari mereka, keampunan dan pahala yang besar.



Turutan 25 orang rasul:
  1. Adam as 5,872-4,942 SM.
  2. Idris as 4,533-4,188 SM.
  3. Nuh as 3,993-3,043 SM.
  4. Hud as 2,450-2,320 SM.
  5. Saleh as 2,150-2,080 SM.
  6. Ibrahim as 1,997-1,822 SM.
  7. Luth as 1,950-1,870 SM.
  8. Ismail as 1,911-1,774 SM.
  9. Ishaq as 1,897-1,717 SM.
  10. Yaakub as 1,837-1,690 SM.
  11. Yusuf as 1,745-1,635 SM.
  12. Ayyub as 1,540-1,420 SM.
  13. Syuaib as 1,600-1,490 SM.
  14. Musa as 1,527-1,407 SM.
  15. Harun as 1,531-1,408 SM.
  16. Zulkifli as 1,500-1,425 SM.
  17. Daud as 1,063-963 SM.
  18. Sulaiman as 989-923 SM.
  19. Ilyas as 910-950 SM.
  20. Ilyasak as 885-795 SM.
  21. Yunus as 820-750 SM.
  22. Zakariya as 91 SM-31 M.
  23. Yahya as 1 SM-31 M.
  24. Isa as 1 SM-32 M.
  25. Muhammad saw. 570-632 M.

Susur-galur Nabi Muhammad saw
1. Sebelah bapa Nabi Muhammad saw: 
  • Adam As. -> Syits -> Anusy -> Qinan -> Mihlail -> Yarid -> Idris As. -> Matusyalih -> Lamak -> Nuh As. -> Sam -> Arfakhsyad -> Syalih -> Abir -> Falij -> Ra’u -> Saruj -> Nahur -> Tarakh -> Ibrahim As. -> Ismail As. -> Nabit -> Yasyjub -> Ya’rub -> Tairah -> Nahur -> Muqawwim -> Udad -> Adnan -> Ma’ad -> Nizar -> Mudhar -> Ilyas -> Mudrikah -> Khuzaimah -> Kinanah -> an-Nadhar -> Malik -> Quraisy (Fihr) -> Ghalib -> Lu’ay -> Ka’ab -> Murrah -> Kilab -> Qushay -> Zuhrah -> Abdu Manaf -> Hasyim -> Abdul Muthalib -> Abdullah -> Muhammad saw.

2. Sebelah ibu Nabi Muhammad saw: 
  • Adam As. -> Syits -> Anusy -> Qinan -> Mihlail -> Yarid -> Idris As. -> Matusyalih -> Lamak -> Nuh As. -> Sam -> Arfakhsyad -> Syalih -> Abir -> Falij -> Ra’u -> Saruj -> Nahur -> Tarakh -> Ibrahim As. -> Ismail As. -> Nabit -> Yasyjub -> Ya’rub -> Tairah -> Nahur -> Muqawwim -> Udad -> Adnan -> Ma’ad -> Nizar -> Mudhar -> Ilyas -> Mudrikah -> Khuzaimah -> Kinanah -> an-Nadhar -> Malik -> Quraisy (Fihr) -> Ghalib -> Lu’ay -> Ka’ab -> Murrah -> Kilab -> Qushay -> Zuhrah -> Abdu Manaf -> Wahab -> Aminah -> Muhammad saw.

Catatan Kuliah:

Pautan Berkaitan:

Saturday, November 26, 2022

Beriman kepada Nabi dan Rasul

-us Abdull Rahman bin Mahmood kuliah kuliah Suboh Sabtu 26-Nov-2022

Keimanan Kepada Nabi dan Rasul
Perkara kedua rukun iman. Beriman kpd nabi dan rasul adalah wajib. Org yg tidak menuruti dan mengimani nabi bermakna tidak lengkap imannya.

- Keyakinan kpd kewujudan Allah, sifat² Allah menjadikan kita mengenali pencipta kita.
- Org yg beriman juga wajib mengenali nabi dan rasul.
Terdapat seramai 1,200 org nabi, 313 org rasul, dan 25 org rasul yg wajib diimani seperti yg disebutkan dlm Al-Quran.

Tugas nabi dan rasul
  • Nabi dan rasul mengajarkan cara kehidupan di dunia, menunjukkan cara beribadat kpd Allah, menjelaskan tentang hukum-hakam yg perlu dilaksanakan, menunjukkan akhlak yg baik utk dicontohi dlm kehidupan di dunia, menunjukkan apa yg benar dan yg salah, menjelaskan pahala dan dosa, menjelaskan perkara² ghaib yg luar dari kotak pemikiran manusia.
Dari Abu Hurairah r.a., katanya Rasulullah saw., bersabda: "Kamu tidak dapat masuk syurga, sebelum kamu beriman. Dan kamu belum dapat dikatakan mukmin, sebelum kamu kasih mengasihi satu sama lain. Sukakah kamu aku tunjukkan jalan untuk berkasih-kasihan? Galakkanlah salam antara sesamamu!"
[Hadis Sahih Muslim Jilid 1. Hadis Nombor 0042]

Tahap kasih-sayang para sahabat sesama Islam melebihi kasih-sayang antara adik-beradik.


4 sifat pada para nabi dan rasul:
1. Siddiq ie seorg yg benar. Jujur dlm menyampaikan wahyu. Lawan kpd sifat siddiq adalah kadzdzib (berbohong) ie mustahil bagi nabi itu bersifat bohong.

2. Amanah 
Semua risalah yg diterima dari Allah SWT dijana. Lawan kpd sifat amanah adalah khianat ie mustahil seorang nabi mengkhianati wahyu yang diturunkan oleh malaikat kepada mereka. 


Surah An-Najm ayat 53:4 (klik sini utk paparan ayat)
{ إِنۡ هُوَ إِلَّا وَحۡيٞ يُوحَىٰ }

Segala yang diperkatakannya itu (sama ada Al-Quran atau hadis) tidak lain hanyalah wahyu yang diwahyukan kepadanya.

Hadis, dua perkara yg ditinggalkan Rasulullah sebagai pegangan manusia: 

عَنْ مَالِك أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ تَرَكْتُ فِيكُمْ أَمْرَيْنِ لَنْ تَضِلُّوا مَا تَمَسَّكْتُمْ بِهِمَا كِتَابَ اللَّهِ وَسُنَّةَ نَبِيِّهِ

Dari Malik, sesungguhnya Rasulullah SAW telah bersabda: “Aku tinggalkan kepada kalian dua perkara yang kalian tidak akan tersesat selamanya selama berpegang teguh dengan keduanya iaitu Kitabullah dan Sunnah Nabi ” [Muwatta’ Malik No: 1661 Dar Ihya Ulum Arabiyyah
Status: Hadis Sahih]

Dalil, Allah menurunkan Al-Quran dan Allah memelihara Al-Quran hingga hari kiamat.

Surah Al-Hijr ayat 15:9 (klik  sini
{ إِنَّا نَحۡنُ نَزَّلۡنَا ٱلذِّكۡرَ وَإِنَّا لَهُۥ لَحَٰفِظُونَ }

Sesungguhnya Kamilah yang menurunkan Al-Quran, dan Kamilah yang memelihara dan menjaganya.

3. Tabligh ie bersifat menyampaikan ajaran² yg diterima dari Allah (melalui malaikat Jibrail). Lawan kpd sifat tabligh ini ada khitmad (menyembunyikan) ie mustahil seorg nabi menyembunyikan ajaran yg diterima dari Allah kepada pengikutnya (umatnya).

Dalil, apa yg disampaikan oleh para nabi dan rasul adalah wahyu dari Allah.

Surah Al-Kahfi ayat 18:110 (klik sini)
{ قُلۡ إِنَّمَآ أَنَا۠ بَشَرٞ مِّثۡلُكُمۡ يُوحَىٰٓ إِلَيَّ أَنَّمَآ إِلَٰهُكُمۡ إِلَٰهٞ وَٰحِدٞۖ فَمَن كَانَ يَرۡجُواْ لِقَآءَ رَبِّهِۦ فَلۡيَعۡمَلۡ عَمَلٗا صَٰلِحٗا وَلَا يُشۡرِكۡ بِعِبَادَةِ رَبِّهِۦٓ أَحَدَۢا }

Katakanlah (wahai Muhammad): "Sesungguhnya aku hanyalah seorang manusia seperti kamu, diwahyukan kepadaku bahawa Tuhan kamu hanyalah Tuhan Yang Satu; Oleh itu, sesiapa yang percaya dan berharap akan pertemuan dengan Tuhannya, hendaklah ia mengerjakan amal yang soleh dan janganlah ia mempersekutukan sesiapapun dalam ibadatnya kepada Tuhannya".

4. Fatanah ie bijaksana
Dgn itu para nabi itu bersifat maksum, ie suci lagi sempurna dan mereka dipelihara oleh Allah. Lawan kpd sifat fatanah ini adalah baladah (bodoh) ie mustahil bagi seorg nabi itu seorg yg bodoh. Para nabi bukan seorg yg lemah.

- Jangan berlaku kufur kpd Allah, jangan sombong hingga mengaku dialah tuhan, sebagaimana firaun.
 
Surah As-Syuaraa ayat 26:29 (klik sini)
{ قَالَ لَئِنِ ٱتَّخَذۡتَ إِلَٰهًا غَيۡرِي لَأَجۡعَلَنَّكَ مِنَ ٱلۡمَسۡجُونِينَ }

Firaun berkata: "Demi sesungguhnya! Jika engkau menyembah Tuhan yang lain daripadaku, sudah tentu aku akan menjadikan engkau dari orang-orang yang dipenjarakan".

- Bukti utk meyakini keyakinan Allah adalh dgn mengkaji tubuh badan, mengkaji alam sekitar, maka semua yg kamu kaji itu adalah ciptaan yg ungggul


Catatan Kuliah:

Friday, January 13, 2012

Sifat Para Nabi dan Rasul (samb.)

-Us Yusri Kuliah Maghrib Jumaat 13-Jan-2012

Maksum - sifat para Nabi utk memelihara mereka dr melakukan maksiat kpd Allah.

Sifat ke-9 para Nabi: Mukjizat

  • kita perlu beriman bhw para Nabi dan rasul dikurnia mukjizat sesuatu yg dianugerahkan oleh Allah, utk menguatkan lagi keyakinan manusia, bhw mereka ada para Nabi dan Rasul yg dilantik oleh Allah. 

  • mukjizat adalah perkara luar biasa yg ditunjukkan oleh para Nabi dan Rasul, mengatasi kepakaran/kepandaian yg pada ketika/zaman itu para umatnya mahir/pandai. Cth: (i) Nabi Ibrahim as (ii) Nabi Musa as

(1) Nabi Ibrahim as: ketika dicampak dlm api yg menjulang2, baginda tidak sedikit pun merasa panas. Surah Al-Anbiak Ayat 67-68.

- Surah Al-Anbiak Ayat 21:67 (klik sini utk paparan ayat)

أُفّٖ لَّكُمۡ وَلِمَا تَعۡبُدُونَ مِن دُونِ ٱللَّهِۚ أَفَلَا تَعۡقِلُونَ

"Jijik perasaanku terhadap kamu dan apa yang kamu sembah selain Allah! Maka mengapa kamu tidak mahu menggunakan akal fikiran kamu?"  


- Surah Al-Anbiak Ayat 21:68(klik sini utk paparan ayat)

قَالُواْ حَرِّقُوهُ وَٱنصُرُوٓاْ ءَالِهَتَكُمۡ إِن كُنتُمۡ فَٰعِلِينَ

"(Setelah tidak dapat berhujah lagi, ketua-ketua) mereka berkata: "Bakarlah dia dan belalah tuhan-tuhan kamu, jika betul kamu mahu bertindak membelanya!" 

 
  • Mukjizat Nabi Ibrahim bhw dia tidak terbakar, logiknya akan mati dan rentunglah Nabi Ibrahim as.

  • Allah perintahkan kpd api utk menjadi sejuk dan sejahtera kpd Nabi Ibrahim. 

  • Hakikat yg memberikan kesan terhadap sesuatu perkara adalah Allah, dlm kejadian ini Allah mencabut sifat api ie sifat membakarnya.

  • Ada manusia yg beriman setelah menyaksikan kejadian ini, namun ada juga org yg tidak beriman, kerana takutkan kuasanya tergugat.

-Pengajaran:

Manusia (yg jahat) apbl dia kalah berhujah dia akan menggunakan kuasa yg menafikan kebenaran. Kaum Namrud setelah tewas berhujah dr Nabi Ibrahim as, mereka berpakat membakar baginda.

 


(2) Nabi Musa as: Surah As-Syura Ayat 26:63 (klik sini utk paparan ayat)
 
فَأَوۡحَيۡنَآ إِلَىٰ مُوسَىٰٓ أَنِ ٱضۡرِب بِّعَصَاكَ ٱلۡبَحۡرَۖ فَٱنفَلَقَ فَكَانَ كُلُّ فِرۡقٖ كَٱلطَّوۡدِ ٱلۡعَظِيمِ

"Lalu Kami wahyukan kepada Nabi Musa: "Pukulah laut itu dengan tongkatmu". (Setelah dipukul) maka terbelahlah laut itu (kepada beberapa bahagian), lalu menjadilah air tiap-tiap bahagian yang terbelah itu terangkat seperti gunung yang besar."


Kisah Nabi Musa as sewaktu diburu oleh tentera firaun, inilah ujian keimanan pengikut Nabi Musa as, dlm keadaan cemas maka Allah perintahkan kpd Nabi Musa as utk memukul laut dgn tongkatnya. Mukjizat inilah membuktikan kenabian Nabi Musa as. Setelah selamat tiba Nabi Musa as dan pengikutnya ke seberang daratan, Allah perintahkan laut utk bercantum semula. Maka tentera dan firaun sendiri yg mengejar Nabi Musa as yg ketika itu masih lagi mengejar dgn laluan yg diguna oleh Nabi Musa as dan pengikutnya, ditelan oleh air laut dan dimusnahkan.


Sifat ke-10 para Nabi: beriman kpd para Nabi dan Rasul

1) Nabi Muhammad: setiap perbuatan dan percakapannya tidak pernah melakukan maksiat kpd Allah, suci dr segi zahir dan batinnya.

- Surah Al-Ahzab Ayat 33:21 (klik sini utk paparan ayat)

لَّقَدۡ كَانَ لَكُمۡ فِي رَسُولِ ٱللَّهِ أُسۡوَةٌ حَسَنَةٞ لِّمَن كَانَ يَرۡجُواْ ٱللَّهَ وَٱلۡيَوۡمَ ٱلۡأٓخِرَ وَذَكَرَ ٱللَّهَ كَثِيرٗا

"Demi sesungguhnya, adalah bagi kamu pada diri Rasulullah itu contoh ikutan yang baik, iaitu bagi orang yang sentiasa mengharapkan (keredaan) Allah dan (balasan baik) hari akhirat, serta ia pula menyebut dan mengingati Allah banyak-banyak (dalam masa susah dan senang)"



Sifat ke-11: beriman bhw Nabi Muhammad saw adalah Nabi terakhir.

Firman Allah dlm surah Al-Ahzab Ayat 33:37 (klik sini utk paparan ayat)


وَإِذۡ تَقُولُ لِلَّذِيٓ أَنۡعَمَ ٱللَّهُ عَلَيۡهِ وَأَنۡعَمۡتَ عَلَيۡهِ أَمۡسِكۡ عَلَيۡكَ زَوۡجَكَ وَٱتَّقِ ٱللَّهَ وَتُخۡفِي فِي نَفۡسِكَ مَا ٱللَّهُ مُبۡدِيهِ وَتَخۡشَى ٱلنَّاسَ وَٱللَّهُ أَحَقُّ أَن تَخۡشَىٰهُۖ فَلَمَّا قَضَىٰ زَيۡدٞ مِّنۡهَا وَطَرٗا زَوَّجۡنَٰكَهَا لِكَيۡ لَا يَكُونَ عَلَى ٱلۡمُؤۡمِنِينَ حَرَجٞ فِيٓ أَزۡوَٰجِ أَدۡعِيَآئِهِمۡ إِذَا قَضَوۡاْ مِنۡهُنَّ وَطَرٗاۚ وَكَانَ أَمۡرُ ٱللَّهِ مَفۡعُولٗا

"Dan (ingatlah wahai Muhammad) ketika engkau berkata kepada orang yang telah dikurniakan oleh Allah (dengan nikmat Islam) dan yang engkau juga telah berbuat baik kepadanya: "Jangan ceraikan isterimu itu dan bertaqwalah kepada Allah", sambil engkau menyembunyikan dalam hatimu perkara yang Allah akan menyatakannya; dan engkau pula takut kepada (cacian manusia padahal Allah jualah yang berhak engkau takuti (melanggar perintahNya). Kemudian setelah Zaid selesai habis kemahuannya terhadap isterinya (dengan menceraikannya), Kami kahwinkan engkau dengannya supaya tidak ada keberatan atas orang-orang yang beriman untuk berkahwin dengan isteri-isteri anak-anak angkat mereka, apabila anak-anak angkat itu telah selesai habis kemahuannya terhadap isterinya (lalu menceraikannya). Dan sememangnya perkara yang dikehendaki Allah itu tetap berlaku."


Ayat ini diturunkan merujuk pd kisah anak angkat Rasulullah saw, apbl menamakan Zaid bin Haritsah kpd Zaid bin Muhammad. Setelah turun ayat ini maka anak angkat tidak buleh di binkan kpd bapa angkat.

Ayat ini juga menjelaskan fitnah ke atas Rasulullah yg berkahwin dengan Zainab binti Jahsy, bekas isteri (janda) kpd anak angkat baginda ie Zaid bin Haritsah. Allah menurunkan ayat ini utk melupuskan amalan tradisi arab ketika itu yg menganggap anak angkat seperti (sama taraf dgn) anak kandung.

  • "La Nabi Badi" - ada kisah org yg namanya "Lanabi" mengaku bhw dia adalah nabi yg disebutkan oleh Rasulullah saw dlm ucapan Nabi tersbt. Namun pd hari ini masih ada org yg mempercayai adanya nabi (yang menerima wahyu dr Allah utk manusia hari ini) selepas kewafatan Nabi Muhammad saw.

  • kita perlu beriman kpd nabi2 sebelum Rasulullah saw, dan kita buleh ambil iktibar dr kisah2 mereka. Namun kita tidak buleh mengikut syariat yg diturunkan kpd nabi2 terdahulu dr Rasulullah. Syariat yg perlu diikuti dan diimani adalah syariat Nabi Muhammad saw. Cth: kita tidak buleh mengikut cara solat (syariat) Nabi selain dr yg diajarkan/dilakukan oleh Rasulullah saw.


Published with Blogger-droid v2.0.3

Friday, October 14, 2011

Nabi Ulul-Azmi

- Us Yusri Kuliah Maghrib Jumaat 14-Okt-2011

5 Nabi Ulul-azmi

Dalil: Surah Al-Ahzab ayat 33:7 (klik sini utk paparan ayat)

{ وَإِذۡ أَخَذۡنَا مِنَ ٱلنَّبِيِّـۧنَ مِيثَٰقَهُمۡ وَمِنكَ وَمِن نُّوحٖ وَإِبۡرَٰهِيمَ وَمُوسَىٰ وَعِيسَى ٱبۡنِ مَرۡيَمَۖ وَأَخَذۡنَا مِنۡهُم مِّيثَٰقًا غَلِيظٗا }

(Teruslah bertaqwa kepada Kami) dan (ingatlah) ketika Kami mengambil dari Nabi-nabi (umumnya): perjanjian setia mereka, dan (khasnya) dari engkau sendiri (wahai Muhammad), dan dari Nabi Nuh, dan Nabi Ibrahim, dan Nabi Musa, serta. Nabi Isa ibni Maryam; dan Kami telah mengambil dari mereka: perjanjian setia yang teguh (bagi menyempurnakan apa yang ditugaskan kepada mereka);

- Susunan/aturan nabi ulul-azmi spt ayat di atas adalah Nabi Muhammad saw, Nuh as, Ibrahim as, Musa as dan Isa as.

- Namun, susunan Nabi Ulul-Azmi mengikut turutan yg afdal adalah Nabi Muhammad saw, Ibrahim as, Musa as, Isa as, dan Nuh as.

- selepas kewafatan Rasulullah saw, ilmu diwarisi oleh para sahabat ra, kemudian kepada para tabi'in seterusnya kepada para ulama. 
  • Mewartakan kepada kami Nashr bin Ali Al-Jahdhamiy, mewartakan kepada kami Abdullah bin Dawud, dari Ashim bin Raja' bin Haiwah dari Dawud bin Jamil, dari Katsir bin Qais, dia berkata: Saya duduk di sebelah Abud-Darda' di masjid Dimaskus, maka datanglah seorang lelaki kepadanya, lalu berkata: "Wahai Abud-Darda', aku datang kepadamu dari kota Madinah, kota Rasulullah SAW. untuk keperluan hadis yang sampai kepadaku, bahawasanya engkau mewartakannya dari Nabi SAW. Abud-Darda' berkata: "Apakah kamu datang berniat dagang?" Dia menjawab: "Tidak". Abud-Darda' berkata: "Apakah kamu datang berniat lainnya itu?" Dia menjawab: "Tidak". Abud-Darda' berkata: "Saya mendengar Rasulullah SAW. mengatakan: 'Barangsiapa yang melalui jalan seraya mencari ilmu, maka Allah akan mempermudahkan baginya jalan ke syurga. Sesungguhnya malaikat meletakkan sayap-sayapnya kerana senang kepada orang yang mencari ilmu. Sesungguhnya orang yang mencari ilmu akan dimintakan ampunan oleh orang ada di langit dan bumi sehingga ikan-ikan yang ada di air. Sesungguhnya keutamaan seorang alim dibanding abid -tekun ibadah- adalah seperti keutamaan/kelebihan bulan terhadap segala bintang. Sesungguhnya seorang ulama/alim adalah pewaris para nabi. Dan sesungguhnya para nabi itu tidak mewariskan dinar dan dirham, hanyasanya mereka itu mewariskan ilmu. Maka barangsiapa yang mengambilnya maka dia mengambil suatu bahagian yang sempurna." [Hadis Sunan Ibnu Majjah Jilid 1. Hadis Nombor 0223.]

- cth terbaik adalah para rasul, para nabi dan para sahabat. Kelebihan para sahabat adalah kerana mereka hidup pd zaman Nabi. Para tabi'in adalah mereka hidup pd zaman para sahabat yg hidup pd zaman kehidupan Nabi Muhammad saw.
  • Para sahabat ialah mereka yang sempat hidup dan bertemu dengan baginda Rasulullah saw (ie pada zaman Rasulullah) dan terus mengamalkan sunnah yang ada.
  • Selepas kewafatan Rasulullah saw, para sahabat meneruskan dakwah dalam menyampaikan Islam dan umat Islam. Zaman ini dipanggil zaman tabi'in. 
  • Tabi'in adalah perkataan Arab yang bermaksud pengikut. Para tabi'in dimaksudkan sebagai seorang muslim yang bertemu dengan sahabat Rasulullah saw, dan mati dalam keadaan beragama Islam.

- Ciri-ciri beriman kpd Rasul
- beriman secara umum ie wajib percaya Allah tlh mengutus sekian byk Rasul yg disebut dlm Al-Quran ie sebyk 25 org. 
  • Catatan kuliah: 25 rasul yang wajib diimani (kik sini)

- Ciri-cirinya
1) Allah mengutus para rasul adalah utk membawa berita yg baik akan perkara yg baik dan membawa berita buruk/balasan neraka utk mereka yg melakukan kemungkaran.
2) membawa berita gembira dan membawa berita ancaman/amaran dr Allah.
- berita gembira adalah akan hal balasan syurga kpd mereka yg taat peritah Allah.
- berita ancaman/amaran ie hal balasan neraka dan janji² Allah akan balasan yg menunggu kpd mereka yg ingkar perintah Allah.
- Dalil dari surah Al-Ana'am ayat 6:48 dan 6:49

Ayat 6:48 (klik sini)
{ وَمَا نُرۡسِلُ ٱلۡمُرۡسَلِينَ إِلَّا مُبَشِّرِينَ وَمُنذِرِينَۖ فَمَنۡ ءَامَنَ وَأَصۡلَحَ فَلَا خَوۡفٌ عَلَيۡهِمۡ وَلَا هُمۡ يَحۡزَنُونَ }

Dan tiadalah Kami utuskan Rasul-rasul itu melainkan sebagai pembawa berita gembira dan pembawa amaran; kemudian sesiapa yang beramal soleh, maka tidak ada kebimbangan (dari berlakunya kejadian yang tidak baik) terhadap mereka, dan mereka tidak akan berdukacita.

Ayat 6:49 (klik sini)
{ وَٱلَّذِينَ كَذَّبُواْ بِـَٔايَٰتِنَا يَمَسُّهُمُ ٱلۡعَذَابُ بِمَا كَانُواْ يَفۡسُقُونَ }

Dan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat keterangan Kami, mereka akan dikenakan azab seksa dengan sebab mereka berlaku fasik.

- apbl turun ayat "maka hendaklah kamu menyampaikan secara terang²an...", Nabi Muhammad naik ke bukit dan menyampaikan ayat² Allah kpd kaum musyrikin Mekah.

- Nabi menyampaikan kpd mereka akan amaran dr Allah bhw baginda memberitahu bhw baginda membawa ugama Islam sebagai berita gembira kpd yg mentaatinya, dan menyampaikan berita amaran/ancaman dr Allah jika mereka mengingkari.

2) supaya rasul mengajak manusia menyembah Allah, tujuan asasi syariat Islam ie: 
  • (i) mengagungkan Allah, 
  • (ii) menghidupkan Islam dlm kehidupan, dan 
  • (iii) mentauhidkan Allah.
- tauhid ie mengesakan Allah ie hanya Allah shj yg wajib disembah.

- Dalil (#1) surah Al-Anbiak ayat 21:25 (klik sini)
{ وَمَآ أَرۡسَلۡنَا مِن قَبۡلِكَ مِن رَّسُولٍ إِلَّا نُوحِيٓ إِلَيۡهِ أَنَّهُۥ لَآ إِلَٰهَ إِلَّآ أَنَا۠ فَٱعۡبُدُونِ }

Dan Kami tidak mengutus sebelummu (wahai Muhammad) seseorang Rasul pun melainkan Kami wahyukan kepadanya: "Bahawa sesungguhnya tiada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Aku; oleh itu, beribadatlah kamu kepadaKu".

-- Ayat penafian dulu diikuti ayat membenarkan spt kalimah syahadah, tiada tuhan kecuali Allah.
-- "berhak disembah" ie berhak mentaati dan meninggalkan larangannya.

- Dalil (#2) Surah As-Syura ayat 42:13 (klik sini)

{ ۞شَرَعَ لَكُم مِّنَ ٱلدِّينِ مَا وَصَّىٰ بِهِۦ نُوحٗا وَٱلَّذِيٓ أَوۡحَيۡنَآ إِلَيۡكَ وَمَا وَصَّيۡنَا بِهِۦٓ إِبۡرَٰهِيمَ وَمُوسَىٰ وَعِيسَىٰٓۖ أَنۡ أَقِيمُواْ ٱلدِّينَ وَلَا تَتَفَرَّقُواْ فِيهِۚ كَبُرَ عَلَى ٱلۡمُشۡرِكِينَ مَا تَدۡعُوهُمۡ إِلَيۡهِۚ ٱللَّهُ يَجۡتَبِيٓ إِلَيۡهِ مَن يَشَآءُ وَيَهۡدِيٓ إِلَيۡهِ مَن يُنِيبُ }

Allah telah menerangkan kepada kamu - di antara perkara-perkara ugama yang Ia tetapkan hukumnya - apa yang telah diperintahkanNya kepada Nabi Nuh, dan yang telah Kami (Allah) wahyukan kepadamu (wahai Muhammad), dan juga yang telah Kami perintahkan kepada Nabi Ibrahim dan Nabi Musa serta Nabi Isa, iaitu: "Tegakkanlah pendirian ugama, dan janganlah kamu berpecah belah atau berselisihan pada dasarnya". Berat bagi orang-orang musyrik (untuk menerima ugama tauhid) yang engkau seru mereka kepadanya. Allah memilih serta melorongkan sesiapa yang dikehendakiNya untuk menerima ugama tauhid itu, dan memberi hidayah petunjuk kepada ugamaNya itu sesiapa yang rujuk kembali kepadaNya (dengan taat).

- ayat ini adalah ayat perintah Allah utk menegakkan ugama Islam.
  • Perintah menegakkan ugama Islam seperti yang diberikan kepada Nabi Nuh as, juga kpd Nabi Ibrahim as, Nabi Musa as dan Nabi Isa as.
  • Syariat (melalui wahyu) ke atas Nabi Muhammad saw adalah ajaran tauhid.
- bukan ugama yg perlu disesuaikan dgn keadaan/trend semasa, sebaliknya dlm menyusuri peredaran masa, kita perlu sentiasa merujuk kpd Al-Quran dan sunnah sbg panduan hidup.


- Dalil (#3) sambungan di lain kuliah.

Published with Blogger-droid v1.7.4